Pendahuluan

Bilangan Berpangkat, Bentuk Akar dan Logaritma?

ini adalah Bab 1 mata pelajaran matematika di kelas X
Konsep Bilangan Berpangkat

Bilangan Berpangkat 

 Pengertian Eksponen Bilangan Bulat

    1. Eksponen Bulat Positif

Bentuk bilangan berpangkat sangat banyak manfaatnya apabila kita bertemu dengan bilangan yang sangat besar atau sangat kecil.

Perhatikan contoh berikut:

  • Massa molekul hidrogen sekitar

0,000.000.000.000.000.000.000.000.003.340 kg

  • Massa bumi sekitar

5.940.000.000.000.000.000.000.000 kg

Kita akan kesulitan menuliskan bilangan-bilangan tersebut. Oleh karena itu, massa molekul hidogen ditulis singkat menjadi 3,34×10-27  kg. Massa bumi ditulis menjadi 5,94×1024  kg. Demikian juga dengan kecepatan cahaya, akan terasa lebih mudah menuliskan 3×1011  m/s daripada menulis 300.000.000.000 m/s.

Sekarang mari kita mulai mempelajari penulisan bilangan berpangkat.

Pada pelajaran sebelumnya, kita telah memahami bahwa

23= 2x2x2        à ada 3 kali perulangan angka 2

(-5)5= (-5)x(-5)x(-5)x(-5)x(-5)             ada 5 kali perkalian angka -5

215=  2x2x2x2x2x…x2

ada 15 kali perulangan(faktor)

a10= axaxaxax…xa

ada 10 faktor

Dengan demikian, untuk a bilangan real dapat ditulis

an= axaxaxax…xa

n  faktor

Dengan a disebut bilangan pokok atau  bilangan dasar

n disebut pangkat atau eksponen

Bilangan berpangkat dapat diperoleh dari perkalian berulang dengan faktor-faktor yang sama.

Perhatikan perkalian dan pembagian bilangan berpangkat berikut ini.

23x22= (2x2x2)x(2×2)

= 2x2x2x2x2= 25= 2(3+2)

37:34= (3x3x3x3x3x3x3) : (3x3x3x3)

=  = 3(7-4) = 33 = 3x3x3